YTube


Produksi Kedelai Jatim Masih Jauh Dari Harapan

Reporter: Hendro | Selasa, 31 Desember 2013 16:20


Produksi Kedelai Jatim Masih Jauh Dari Harapan
Harga Kedelai Mulai Stabil. ayogitabisa.com/Memed

AyoGitaBisa.com - Menjelang akhir 2013, serapan kedelai dari petani di Jawa Timur ternyata masih jauh dari harapan Bulog. Data Bulog Jawa Timur memperlihatkan pembelian kedelai dari petani di Jatim sebanyak 201 ton. Pembelian itu hanya didapat dari 10 kabupaten di provinsi itu, padahal jumlah kota/kabupatennya mencapai 29 wilayah.

Kedelai diantaranya hanya bisa didapat Bulog dari Banyuwangi sebanyak 41 ton, Bondowoso 30 ton, Madiun 3,6 ton, Probolinggo 19,7 ton dan Bojonegoro 11,2 ton.

Kepala Bulog Divre Jatim Rusdianto, menyatakan jumlah target pembelian itu sangat jauh dibanding dengan target pembelian kedelai dari petani tahun ini yang sebanyak 17.000 ton.

Rendahnya jumlah serapan kedelai dari petani tersebut, dipengaruhi faktor produksi tanaman di Jatim yang terbatas. Keterbatasan ini berbanding terbalik dengan pembeli kedelai di Jatim yang sangat banyak.

"Pembeli lokal di Jatim sangat banyak, sedangkan lahannya terbatas. Inilah yang membuat harga kedelai tinggi," ujar Rusdianto mengungkap persoalan kedelai di Jawa Timur.

Karena itu, Rusdianto memastikan tahun depan pihaknya akan melakukan impor kedelai untuk menutup kekurangan serapan kedelai dan menekan mahalnya harga kedelai.

Sementara itu Gubernur Jatim, Soekarwo, seperti dikutip Detik.com menyatakan total produksi petani kedelai di provinsinya mencapai sekitar 200.000 ton per tahun. Sedangkan kebutuhan kedelai di Jawa Timur mencapai 380.000 ton. Namun provinsi itu menjadi pemasok kedelai terbesar di Indonesia. Dimana produksi kedelai nasional sekitar 700.000 ton produksi.

"Artinya 42 persen produksi kedelai nasional berasal dari Jawa Timur," ungkap Gubernur Jatim Soekarwo

Produksi kedelai Indonesia per tahunnya 700-800 ribu ton. Sedangkan kebutuhan kedelai Indonesia per tahunnya mencapai 2,2 juta hingga 2,3 juta ton. Sisanya sebanyak 1,4 juta hingga 1,5 juta kedelai dipasok dari impor. Impor kedelai Indonesia terbesar berasal dari Amerika Serikat dan Brasil.

[asa]

Jangan mengambil keputusan ketika pikiran sedang 'penuh'. Gita senantiasa menjernihkan pikiran sebelum mengambil keputusan besar. Kalau sudah lihat ikan, pikiran jernih lagi, kata pria berusia 48 tahun itu.




KOMENTAR

Gita Wirjawan
Gita Wirjawan
Gita Berani Lebih Baik

FOLLOW GITA