YTube


Gita Wirjawan, Ditempa Masa Kecil yang Sulit

Reporter: Dhimas | Kamis, 7 November 2013 13:08


Gita Wirjawan, Ditempa Masa Kecil yang Sulit
Gita Bisa. AyoGitaBisa

AyoGitaBisa.com - Kehidupan yang sulit di masa kecil tidak membuat Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyerah. Ia berjuang melawan semua kesulitan hidup dan tidak menyerah terhadap keadaan. Karena itu, Gita Wirjawan meminta agar setiap generasi muda tidak mudah menyerah meski kehidupannya sulit.

Gita Wirjawan pun berkisah tentang masa kecilnya yang sulit karena harus tinggal di beberapa negara karena mengikuti ayahnya yang bertugas sebagai dokter. Ayah Gita Wirjawan, Wirjawan Djojosoegito merupakan dokter yang pernah bertugas di beberapa negara, termasuk di Bangladesh untuk membantu memerangi malaria dan kolera.

"Saya waktu kecil sempat sulit hidupnya. Saya ikut orang tua saya tinggal di Bangladesh. Ayah saya seorang dokter yang membantu penderita malaria dan kolera. Saya tinggal di Bangladesh mulai tahun 1978 hingga 1980," ungkap Gita Wirjawan.

Hal itu disampaikannya saat berbicara di hadapan para wisudawan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas, di Jakarta Convention Center (JCC) pada Minggu (27/10/2013), sebagaimana dikutip dari www.liputan6.com.

Pertama kali tinggal di negeri orang, Gita mengaku dirinya kesulitan karena sama sekali belum menguasai bahasa Inggris. Akibatnya, Gita sering kali merasa kesulitan saat belajar di sekolah.

"Saya hanya bisa bahasa Indonesia, dan saya harus belajar bahasa Inggris dan bahasa Benggoli. Hari-hari saya menderita kesulitan untuk belajar dan sekolah, tetapi Alhamdulillah dengan kerja keras saya bisa mengusai bahasa Inggris dan Benggoli," lanjutnya.

Tak berselang lama, Gita pun kembali harus pindah ke India dan tinggal selama tiga tahun di negara tersebut. Lagi-lagi, Gita memperoleh kesempatan untuk belajar bahasa Hindi. "Saya belajar bahwa hidup itu tidak gampang, ini pesan yang saya sampaikan kepada
para atlet di PBSI," jelasnya.

Dari pengalamannya selama ini, Gita berpesan kepada para wisudawan agar bisa membangun perekonomian Indonesia lebih baik lagi. Dirinya yakin segala masalah dapat terselesaikan bila Indonesia mempunyai ekonomi yang kuat, bahkan bisa membantu negara-negara lain.

"Saya ingin adik-adik ini punya kepercayaan bahwa indonesia, sangat bisa menjadi yang relevan di dunia, kalau 20 tahun dari hari ini kita tidak bisa menjadi negara yang relevan, maka sayang kalau karena kita tidak bisa mempengaruhi nasib saudara-saudara kita di Palestina dan Suriah serta nasib kawasan dalam konteks ASEAN. Ini mulainya dari ekonomi," tandasnya.

Semangat untuk tidak pantang menyerah sekaligus seruan untuk membangun kebanggaan Indonesia senantiasa disuarakan Gita Wirjawan ketika mendapat kesempatan berbicara di sejumlah institusi pendidikan. Misalnya ketika memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Padjadjaran, Bandung, Gita pun menyampaikan hal yang sama.

"Sebagai generasi penerus bangsa, kalian harus bisa menghasilkan produk pendidikan yang bisa berkarir di dunia internasional," ujar Gita dalam kuliah umum yang dilaksanakan dalam rangka Dies Natalis ke-53 Unpad pada 13 September 2013 lalu, sebagaimana dilansir dari situs Unpad.

Sebagai negara dengan sistem demokrasi terbesar ke-3 di dunia serta sistem ekonomi terbesar ke-15 di dunia, Indonesia memiliki banyak peluang untuk bangkit menjadi negara maju. Sayangnya, potensi tersebut belum termaksimalkan. Memajukan pendidikan adalah upaya awal untuk memaksimalkan potensi tersebut.

"Intinya, kita harus pastikan bahwa pendidikan Indonesia dapat bersinar di mana pun. Salah satunya adalah harus menajamkan kualitas lulusan dari lembaga pendidikan," terangnya.

Gita Wirjawan pun menekankan pentingnya peran pendidikan, sebagai modal utama untuk menguatkan kebanggaan berbangsa. Banyak hal yang bisa dihasilkan dari ilmu pengetahuan.

"Saya percaya kalau kita bisa membuahkan produk-produk pendidikan yang hebat melalui kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan. Dan produk itu saya yakin akan bisa digunakan di mana saja," kata Gita.

[asa]

Gita selalu mengajak bangsa Indonesia untuk tak minder, dia juga selalu mengedukasi manfaat pasar bebas. Menurutnya, warga Amerika lebih percaya keberadaan Alien ketimbang manfaat pasar bebas.




KOMENTAR

Gita Wirjawan
Gita Wirjawan
Gita Berani Lebih Baik

FOLLOW GITA